Obat Tradisional Leukimia

Leukimia bisa disebabkan oleh banyak faktor seperti virus,mutasi gen, radiasi, dan kemoterapi. Paparan radiasi atau penyinaran dosis tinggi dan pemakaian beberapa jenis obat kemoterapi antikanker kemungkinan bisa meningkatkan terjadinya leukimia. Karena ini sebelum mengambil tindakan, tenaga medis biasanya akan melakukan konsultasi yang cemat agar pasien yang dikemoterapi melakukan konsultasi yang cermat agar pasien yang dikemoterapi menyadari resikonya.

Ramuan tradisional untuk mengatasi leukimia adalah perpaduan dari buah mahkota dewa, sambiloto, daun pegagan, temu putih, dan buah mengkudu.

Tanaman perdu yang dulu dianggap buah simalakama ini, kini dimanfaatkan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Buah mahkota dewa mengandung flavonoid, antihistamin untuk alergi, polifenol, alkaloid, dan saponin.
Oleh sebab itu dampak farmakologi yang timbul adalah rasa pahit, adstringent, antikanker, antitumor, antiseptik, dan antihipertensi.
Jika dikonsumsi sesuai dengan dosis dan anjuran, buah pusaka para dewa ini selalu berfungsi untuk mengobati kanker, juga bisa mnegobati sakit rematik, asam urat, diabetes, jantung, ginjal, darah tinggi, flu, alergi, sakit paru-paru, sirosis hati, aneka penyakit kulit, ketergantungan narkoba, menurunkan kolesterol, dan menambah stamina.

Siapa sangka tanaman yang dulunya disia-siakan, kini menjadi idola dan banyak di cari orang. Di Jawa buah ini dikenal dengan nama pace (Morinda citrifolia, L), di tatar Parahyangan dinamai cangkuang atau cengkudu, di Nias disebut Mangkudu, di Madura disebut kodhuk, dan orang Dayak menyebutnya rewong.
Setelah melalui berbagai penelitian, ternyata buah mengkudu mengandung zat xeronin yang memiliki banyak khasiat bagi kesehatan tubuh -meningkatkan aktivitas enzim dan struktur protein, polisakarida (asam glukonat, glikosida) sebagai imunostimulan, anti kanker, antibakteri, skopoletin berfungsi memperlebar pembuluh darah. Di dalam akar terkandung antrakuinon yang berfungsi sebagai antiseptik, senyawa morindin dan morindan sebagai antibakteri dan zat pewarna.
Didalam daun terkandung antrakuinon, glikosida sebagai antikanker dan karotin yang merupakan sumber vitamin A.


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Leukemia and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>