Penyakit Leukimia

Leukimia atau kanker darah dapat menyerang segala usia, tetapi paling sering terjadi pada usia dewasa.
Kegagalan penanganan dalam pengobatan leukimia dapat menyebabkan kematian. Sel-sel leukimia adalah sel tidak normal yang tertimbun didalam sumsum tulang, bekerja menghancurkan dan menggantikan sel-sel yang menghasilkan sel darah normal.
Sel kanker yang sifatnya ganas ini mengalir didalam aliran darah dan berpindah ke organ lainnya, yang kemudian berkembang dan membelah diri.
Sel yang tidak normal dan ganas ini apabila menyerang orang yang keadaan fisiknya lemah dapat merusak organ penting lainnya dan menyebabkan gagal ginjal, anemia, gagal hati, dan tumor kecil yang muncul dibawah kulit.
Secara umum , gejala orang yang terkena leukimia, kondisi fisiknya sangat lemah, suhu badan terus meningkat (demam) dalam waktu lama, dan mengalami sesak napas. Sakit kepala yang kadang-kadang disertai muntah, nyeri pada tulang dan sendi, terjadi infeksi pada peradarahan, gelisah atau takut, sulit tidur.

Jika indikasi ini terjadi, sangat diharapkan bisa langsung dirujuk ke dokter spesialis, bidang onkologi atau hematologi. Biasanya pada diagnosis dini dilakuka cek darah dan pengambilan sumsum tulang belakang.

Leukimia bukanlah penyakit yang tidak bisa diobati, namun untuk menyembuhkannya menuntut kesabaran, ketabahan, dan kerja sama dari pasien, orangtua, dan dokter yang menanganinya .
Hal inilah yang bisa menyelamatkan anak. Leukimia atau kanker darah adalah sekelompok penyakit neoplastik yang beragam, ditandai oleh perbanyakan secara tak normal atau transformasi maligna dari sel-sel pembentuk darah disumsum tulang dan jaringan limfoid . Sel-sel normal didalam sumsum tuloang di gantikan oleh sel tak normal atau abnormal.
Sel abnormal ini keluar dari sumsum dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Sel leukimia memengaruhi hematopoiesis atau proses pembentukan sel darah normal dan imunitas tubuh penderita. Kata leukimia berarto darah putih, karena pada penderita ditemukan banyak sel darah putih sebelum diberi terapi. Sel darah putih yang tampak banyak merupakan sel yang muda, misalnya promielosit.
Jumlah yang makin banyak ini dapat mengganggu fungsi normal sel-sel lainnya.

Posted in Penyakit Leukemia | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyebab Penyakit Leukemia

Penyebab penyakit Leukemia – Leukemia merupakan penyakit darah di dalam tubuh, bukan kelainan darah sejak lahir seperti penyakit talasemia, namun penyakit leukemia merupakan penyakit yang akan menyebabkan sel darah menjadi tidak normal. Sel darah yang tidak normal yang dikeluarkan oleh sumsum tulang belakang sangat fatal akibatnya karena seluruh organ tubuh membutuhkan sel darah untuk mencegah infeksi atau pun untuk membawa oksigen dan membekukan darah, maka dari itu apabila sel darah tidak di fungsikan secara normal maka gangguan kesehatan bisa dialami oleh seluruh organ tubuh. penyakit leukemia bisa dialami karena di sebabkan oleh organ tubuh yang fungsinya untuk menghasilkan sel darah mengalami masalah pada fungsinya sehingga tidak lagi dapat menghasilkan sel darah.

penyakit leukemia juga termasuk dalam penyakit kanker darah karena sumsum tulang belakang bisa menghasilkan sel darah yang tidak normal akibat dari memiliki sel kanker di dalamnya, sehingga yang seharusnya menghasilkan sel darah yang normal maka kondisi tersebut tidak akan dialami, dan semakin lama maka jumlah sel darah normal akan semakin sedikit.

penyakit leukemia

penyakit leukemia

Penyakit leukemia akan menimbulkan gangguan kesehatan dan hal tersebut sudah pasti terjadi karena peran dari sel darah yang normal tidak berjalan secara maksimal sehingga kondisi tersebut akan dialami. pembekukan darah yang merupakan tugas dan peran dari sel darah putih untuk menghentikan pendarahan tidak lagi dialami karena di sebabkan oleh trombosit yang seharusnya di hasilkan oleh tubuh secara maksimal kini tidak lagi karena menghasilkan sel darah tidak normal yang akan menyebabkan pendarahan akan lebih sering dialami ketika menderita leukemia, karena itu gusi berdarah dan mimisan dialami ketika menderita penyakit leukemia.

Leukemia akan menyebabkan penderitanya akan merasakan gangguan kesehatan seperti kulit yang memar juga akibat ketidak mampu tubuh untuk membekukan darah, sehingga kulit bisa terlihat memar tanpa alasan. Karena penyakit kanker darah juga bisa mengakibatkan penderitanya akan mengalami demam, dan pembengkakan di kelenjar getah bening akibat dari infeksi yang sering dialami karena sel darah putih yang jumlahnya tidak mencukupi.

Penyebab Penyakit Leukemia

Bintik bintik kecil di bawah kulit yang warnanya merah juga gejala kanker darah atau penyakit leukemia. Kurang nutrisi akibat kurang darah yang di hasilkan oleh sumsum tulang belakang akibat penyakit leukemia akan menyebabkan tubuh akan lemas, dan penurunan pada berat badan akan semakin berkurang. Penyakit leukemia juga akan menyebabkan bagian perut membengkak karena di sebabkan oleh limfa yang membengkak karena leukemia. Gejala yang dialami ketika menderita penyakit leukemia dialami karena ada penyebabnya. Penyebab penyakit leukemia menyebabkan penderitanya mengalami gejala leukemia yang disebutkan diatas. Oleh sebab itu berikut beberapa penyebab penyakit leukemia :

  • Radiasi, salah satu penyebab penyakit leukemia karena di sebabkan oleh radiasi, radiasi terbesar bisa di dapatkan dari bom atom, namun radiasi yang kecil bukanya tidak bisa menjadi penyebab penyakit leukemia, karena radiasi kecil jika sering terjadi lama kelamaan juga akan memberikan dampak buruk oleh tubuh, dan salah satunya akan menyebabkan sel di dalam tubuh berubah menjadi sel tidak normal atau penyakit kanker leukemia. Kemoterapi untuk menyembuhkan kanker juga memberikan radiasi oleh sebab itu hati hati dalam menentukan pengobatan.
  • Genetik, penyebab penyakit leukemia bisa dialami pada anak anak juga dan biasanya jika leukemia dialami sejak dini karena di sebabkan oleh faktor genetik, maka dari itu faktor penyakit leukemia bisa di sebabkan oleh faktor genetik.
  • Racun zat kimia, racun dari bahan kimia bisa menjadi penyebab penyakit leukemia apabila masuk ke dalam tubuh sehingga kondisi tersebut akan menyebabkan sel kanker juga.
  • Merokok, tidak hanya penyakit paru paru saja yang bisa di sebabkan oleh rokok tetapi penyakit kanker pun juga, dan penyebab penyakit leukemia salah satunya juga bisa di sebabkan oleh rokok.

Pada saat menderita penyakit leukemia yang menyebabkan kondisi kesehatan tubuh semakin hari semakin menurun maka sebaiknya diatasi dengan cepat agar tidak akan menyebabkan gangguan kesehatan tubuh semakin parah. jika mengalami penyakit leukemia maka sebaiknya menjalani pengobatan secara teratur untuk menyembuhkan tubuh dengan cepat karena fatal sekali jika tubuh kekurangan darah terlalu lama, bisa merusak organ tubuh juga. oleh sebab itu jika ingin menyembuhkan penyakit leukemia maka bisa dengan menggunakan obat.

Obat leukemia bisa dengan menggunakan jenis obat yang herbal yang merupakan obat di buat dari bahan pilihan dari tanaman yang telah terbukti khasiatnya. Obat leukemia juga sama dengan obat kanker darah karena jenis penyakit yang sama sehingga bisa disembuhkan dengan obat yang sama. Obat leukemia yang dari bahan alami bisa terbuat dari bahan pilihan seperti daun keladi tikus, kunir putih, buah merah, bawang putih, buah mengkudu dan masih banyak lainnya bahan alami yang dapat di gunakan untuk menyembuhkan penyakit leukemia.

Untuk proses penyembuhan penyakit leukemia yang dilakukan maka bisa dengan menggunakan menjalani gaya hidup sehat bersamaan dengan pengobatan yang dilakukan. Kelola stress, olahraga, istirahat dan makan makanan yang sehat dapat dilakukan untuk membantu mengatasi penyakit leukemia lebih cepat. oleh karena itu mulai sadar akan menjaga kesehatan agar bebas dari penyakit.

Penyebab Penyakit Leukemia

Posted in Penyakit Leukemia | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyakit Leukemia Limfoblastik Akut

Penyakit leukemia merupakan salah satu penyakit yang menjadi momok menakutkan. Penyakit leukemia ini disebabkan karena produksi sel darah putih berlebih dan tidak terkendali yang menyebabkan fungsi normal darah menjadi terganggu. Penyakit leukemia limfoblastik akut ini biasanya terjadi pada anak-anak dan terjadi sekitar 75% dari semua kasus. Usia yang paling tinggi terjadi pada mereka yang masih berusia 4 tahun. Penyakit leukemia limfoblastik akut ini jarang terjadi oleh mereka yang berusia diatas 30 tahun. Namun, banyak dari kasus ini biasanya merupakan suatu gejala awal dari terjadinya transformasi akut leukemia kronis.

Penyebab dari penyakit leukemia limfoblastik akut belum diketahui dengan pasti apa yang menyebabkan penyakti ini bisa terjadi. Namun beberapa penyebab kemungkinan bisa memicu terjadinya masalah penyakit ini. Salah satunya adalah kombinasi dari virus genetic, faktor imunologik, dan tidak tahannya terhadap suatu radiasi serta beberapa zat kimia.

Gejala yang ditunjukkan dari penyakit leukemia limfoblastik akut ini adalah pendarahan yang terjadi dengan tidak normal dalam bentuk mimisan, radang gusi, memar yang lebih mudah terjadi, bintik merah paada tubuh, penyakit anemia, berat badan yang menurun drastic,terasa lelah, lemah dan hilangnya tenaga, detak jantung yang sangat cepat, sakit yang dirasakan pada lambung, kulit yang pucat, dan infeksi yang terjadi menjadi lebih sering dialami karena lebih rentan.

Diagnosis yang dilakukan pada penyakit leukemia limfoblastik akut ini adalah penghitungan pda sel darah yang lebih spesifik yang disertai dengan meningkatnya atau defisiensi variable dari hitung sel darah putih, dan bergantung dari jenis sel yang juga terlibat. Pemeriksaan yang dilakukan papda sumsum tulang dengan memperlihatkan proliferasi klonal dan juga penimbunan yang terjadi pada sel darah. Cairan spinal serebral ini diperiksa untuk menyigkirkan keterkaitan dari sistem saraf.

Salah satu penatalaksanaan yang dilakukan pada penyakit leukemia limfoblasti akut ini adalah dengan melakukan pencangkokan pada sumsum utlang agar bisa berhasil dalam mengobati penyakit ini.

Posted in Penyakit Leukemia | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Tradisional Leukimia

Leukimia bisa disebabkan oleh banyak faktor seperti virus,mutasi gen, radiasi, dan kemoterapi. Paparan radiasi atau penyinaran dosis tinggi dan pemakaian beberapa jenis obat kemoterapi antikanker kemungkinan bisa meningkatkan terjadinya leukimia. Karena ini sebelum mengambil tindakan, tenaga medis biasanya akan melakukan konsultasi yang cemat agar pasien yang dikemoterapi melakukan konsultasi yang cermat agar pasien yang dikemoterapi menyadari resikonya.

Ramuan tradisional untuk mengatasi leukimia adalah perpaduan dari buah mahkota dewa, sambiloto, daun pegagan, temu putih, dan buah mengkudu.

Tanaman perdu yang dulu dianggap buah simalakama ini, kini dimanfaatkan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Buah mahkota dewa mengandung flavonoid, antihistamin untuk alergi, polifenol, alkaloid, dan saponin.
Oleh sebab itu dampak farmakologi yang timbul adalah rasa pahit, adstringent, antikanker, antitumor, antiseptik, dan antihipertensi.
Jika dikonsumsi sesuai dengan dosis dan anjuran, buah pusaka para dewa ini selalu berfungsi untuk mengobati kanker, juga bisa mnegobati sakit rematik, asam urat, diabetes, jantung, ginjal, darah tinggi, flu, alergi, sakit paru-paru, sirosis hati, aneka penyakit kulit, ketergantungan narkoba, menurunkan kolesterol, dan menambah stamina.

Siapa sangka tanaman yang dulunya disia-siakan, kini menjadi idola dan banyak di cari orang. Di Jawa buah ini dikenal dengan nama pace (Morinda citrifolia, L), di tatar Parahyangan dinamai cangkuang atau cengkudu, di Nias disebut Mangkudu, di Madura disebut kodhuk, dan orang Dayak menyebutnya rewong.
Setelah melalui berbagai penelitian, ternyata buah mengkudu mengandung zat xeronin yang memiliki banyak khasiat bagi kesehatan tubuh -meningkatkan aktivitas enzim dan struktur protein, polisakarida (asam glukonat, glikosida) sebagai imunostimulan, anti kanker, antibakteri, skopoletin berfungsi memperlebar pembuluh darah. Di dalam akar terkandung antrakuinon yang berfungsi sebagai antiseptik, senyawa morindin dan morindan sebagai antibakteri dan zat pewarna.
Didalam daun terkandung antrakuinon, glikosida sebagai antikanker dan karotin yang merupakan sumber vitamin A.

Posted in Penyakit Leukemia | Tagged , , , , | Leave a comment

Pemeriksaan Penyakit Leukemia

Terkadang leukemia ditemukan dokter saat menjalani pemeriksaan darah rutin. Jika Anda memiliki gejala-gejala yang mengarah pada leukemia, akan disarankan untuk menjalani satu ataulebih dari tes berikut ini :

a. Pemeriksaan fisik

Dokter akan memeriksa pembengkakan pada kelenjar getah bening, limpa atau hati.

b. Pemeriksaan darah

Hasil pemeriksaan laboratorium akan melakukan hitungan darah lengkap untuk memeriksa jumlah sel darah putih, sel darah merah, dan trombosit. Leukemia menyebabkan jumlah sel darah putih sangat tinggi. Seringkali ditemukan kadar trombosit dan hemoglobin yang rendah di dalam sel darah merah.

c. Biopsi

Biopsi merupakan satu-satunya cara pasti untuk mengetahui keberadaan sel-sel leukemia di dalam sumsum tulang.

d. Sitogenetik

Pemeriksaan ini akan meneliti kromosom dari sampel sel darah sumsum tulang atau kelenjar getah bening. Jika ditemukan kromosom abnormal, hasil tes dapat menunjukkan jenis leukemia yang di derita.

e. Spinal Top

Dokter dapat mengambil beberapa cairan serebrospinal yaitu cairan yang mengisi ruang di dalam serta sekitar otak dan sumsum tulang belakang. Tujuan pemeriksaan ini untuk mengetahui adanya sel-sel leukemia atau tanda-tanda lain dari masalah.

f. X-ray dada

Pemeriksaan X-ray dapat menunjukkan pembengkakan kelenjar getah bening atau tanda-tanda lain dari penyakit di dalam dada.

Posted in Penyakit Leukemia | Tagged , , , | Leave a comment

Jenis Jenis Penyakit Leukemia

Secara garis besar, kanker darah atau leukemia dibedakan menjadi 2 tipe, sebagai berikut :

a. Leukemia akut

Leukemia jenis ini ditandai dengan suatu perjalanan penyakit yang sangat cepat, mematikan dan memburuk. Apabila tidak diobati dengan segera, maka penderitannya dapat meninggal dalam hitungan minggu atau hari.

b. Leukemia kronis

Merupakan kanker darah yang memiliki perjalanan penyakit yang tidak begitu cepat sehingga memiliki harapan hidup yang lebih lama.

Leukemia juga dapat diklasifikasikan berdasarakan jenis sel darah putih yang terinvasi yaitu limfosit atau myeloid. Setidaknya terdapat 4 jenis leukemia umum, sebagai berikut :

1. Chronic Lymphocytic Leukemia (CLL)

CLL paling sering terkadang pada orang tua yang berusia diatas 55 tahun. Namun, terkadang diderita oleh pasien dewasa muda. Sebaliknya, hampir tidak ada kasus pada anak-anak.

2. Chronis Myleoid Leukemia (CML)

Merupakan jenis leukemia yang sering terjadi pada orang dewasa dan sangat sedikit terjadi pada anak-anak.

3. Acute Lymphocytic leukemia (ALL)

ALL merupakan tipe leukemia yang paling sering terjadi pada anak-anak, tetapi ditemui juga pada orang dewasa terutama saat berusia 65 tahun atau lebih.

4. Acute Myleoid Leukemia (AML)

Merupkaan tipe leukemia yang lebih sering terjadi pada orang dewasa dibandingkan anaka-anak.

Posted in Penyakit Leukemia | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Kanker Leukimia

Leukemia atau yang lebih dikenal dengan penyakit kanker darah ini umumnya menyerang sumsum tulang belakang yang banyak memiliki sel darah putih. Kanker darah merupakan penyakit kanker yang cukup kronis, mereka yang terserang kanker darah umumnya banyak tidak tertolong hingga nyawa menjadi taruhannya. Kanker darah merupakan penyakit dalam kelompok kanker atau neoplasma pada darah atau sumsum tulang, umumnya ditandai oleh timbunan sel yang tidak normal atau hasil dari transformasi maligna dari sel-sel pembentuk darah di sumsum tulang dan jaringan limfoid yang banyak mengandung sel darah putih (leukosit) secara tidak normal.

Sel-sel normal yang ada di dalam tubuh digantikan oleh sel tidak normal. Sel yang tidak normal kemudian keluar melalui sumsum dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atua darah tepi. Sel kanker darah dapat mempengaruhi hematopoiesis atau proses pembentukan sel darah normal dan imunitas tubuh penderita.

Jaringan pembentuk sel darah putih dan sel darah merah pada penyakit kanker darah atau leukemia.

Umumnya kanker darah ini banyak menyerang usia anak-anak, remaja hingga orang dewasa. Di tahun 2000, menurut beberapa sumber menyatakan, bahwa ada sekitar 256.000 anak dan orang dewasa diseluruh dunia yang menderita penyakit kanker darah leukemia dan 209.000 orang diantaranya meninggal dunia karena penyakit tersebut. Sekitar hampir 90 % penderita leukemia atau kanker darah ini adalah orang dewasa.

Posted in Penyakit Leukemia | Tagged , , , | Leave a comment